UGM - DKI Kerjasama Revitalisasi Kemayoran dan Terapkan MBKM

Info Kampus  
Rektor, Gubernur dan Direktur Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran memperlihatkan nota kesepahaman yang sudah ditandatangani. (foto : istimewa)

JURNAL PERGURUAN TINGGI -- Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan kerjasama menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, pengbadian masyarakat serta mengimplementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). UGM dan Pemprov DKI Jakarta, Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran akan melakukan perencanaan, penataan, dan revitalisasi ruang terbuka hijau di Komplek Kemayoran.

Nota kesepahaman ditandatangani Rektor UGM, Prof Ir Panut Mulyono, MEng, IPU, ASEAN Eng dan Gubernur Pemprov DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, serta Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran, Medi Kristianto di Ruang Multimedia Kantor Pusat UGM, Rabu (25/5/2022). "Mudah-mudahan kerja sama ini benar-benar bisa diimplementasikan dalam pekerjaan riil sehingga memberikan manfaat bagi ketiga belah pihak," kata Panut.

BACA JUGA : Prof Ova Emilia Terpilih sebagai Rektor UGM Periode 2022-2027

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Penataan ruang publik, kata Panut, memiliki peran penting bagi masyarakat DKI dalam menjalankan aktivitas. Karena itu keberadaan ruang publik yang sehat, nyaman, dan menyenangkan sangat diperlukan.

"Untuk menopang jalannya pemerintahan yang baik, maka pengembangan SDM bagi DKI Jakarta jadi hal penting. Penitian, perencanaan pembangunan juga bisa dilakukan secara bersama dengan saling sinergi harapannya berbagai persoalan yang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik," jelas Panut.

BACA JUGA : Program Magang Untungkan Mahasiswa dan Pengusaha

Sedang Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran, Medi Kristianto menjelaskan kantor yang dipimpinnya merupakan bagian dari pelayanan publik di Jakarta. Saat ini pihaknya mengelola 454 hektare kawasan terbuka, seluas lima hektare di antaranya hutan dengan vegetasi yang beragam.

Kemudian, lanjut Medi, seluas 40 hektare berupa lapangam golf yang menjadi daerah resapan air dan ruang terbuka hijau. Seluas 17 hektare berupa danau untuk pengendalian banjir di sekitar Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

Medi sepakat dengan Rektor UGM yang mengharapkan MoU ini tidak berhenti di penandatanganan naskah kesepahaman saja. Namun kerjasama ini segera diikuti dengan realisasi di lapangan. Ia mengucapkan terima kasih pada UGM yang akan mendampingi oerencanaan dan penataan Komplek Kemayoran.

" Kami juga mengucapkan terima kasih untuk Pak Gubernur DKI Jakarta yang mendukung pengelolaan kawasan Kemayoran untuk sarana interaksi dan rekreasi masyarakat menjadi lingkungan inklusif," kata Medi Kristianto.

Sementara Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan kawasan perkotaan menjadi kontributor pemanasan global dan perubahan iklim. Penambahan ruang terbuka hijau di perkotaan bisa menjadi terobosan dalam upaya mengurai persoalan pemanasan global dan perubahan iklim.

"DKI Jakarta bertugas menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen di 2030 dan saat ini sudah mencapai 26 persen. Saya yakin dalam tiga tahun lagi bisa mencapai 30 persen. Dengan kerja sama ini harapannya komplek Kemayoran menjadi ruang ketiga yang berkontribusi terhadap lingkungan hidup dan sosial masyarakat, serta pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca 2030 dan net zero emissions 2050," harap Anies.

Anies menilai UGM memiliki kekuatan konspetual frame work yang kuat dan bisa menjadi pedoman pengembangan kawasan dalam jangka panjang. "Harapannya ruang terbuka hijau dan ruang terbuka biru yang terbangun akan berkelanjutan kedepannya," tandas Anies. (*)

BACA JUGA : UGM Berhasil Hilirisasi Riset ke Masyarakat dan Industri

Ikuti informasi penting tentang berita terkini perguruan tinggi, wisuda, hasil penelitian, pengukuhan guru besar, akreditasi, kewirausahaan mahasiswa dan berita lainnya dari JURNAL PERGURUAN TINGGI. Anda juga bisa berpartisipasi mengisi konten di JURNAL PERGURUAN TINGGI dengan mengirimkan tulisan, foto, infografis, atau pun video. Kirim tulisan Anda ke email kami: [email protected]

Berita Terkait

Image

Mahasiswa KKN UGM Kembangkan Wisata Panas Bumi di Kawah Sikidang Dieng

Image

Pakar UGM: Lansia di DIY Butuh Pemberdayaan dan Pendampingan Sosial

Image

Mahasiswa UGM dan SUTD Singapura Kolaborasi Belajar Kelompok

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

[email protected] (Marketing)

× Image