Periode Kedua Jabat Rektor UII, Fathul Wahid Berencana Buka PSDKU

Info Kampus  
Fathul Wahid memberikan keterangan kepada wartawan di Prambanan, Yogyakarta, Sabtu (11/6/2022). (foto : heri purwata)

JURNAL PERGURUAN TINGGI -- Prof Fathul Wahid ST, MSc, PhD mengungkapkan pada periode kedua menjabat Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) tahun 2022-2026 berencana membuat Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU). Beberapa program studi (Prodi) yang banyak peminatnya Hubungan Internasional, Hukum, Teknik Informatika, Manajemen dan Prodi lain yang mudah pendiriannya.

Fathul Wahid mengemukakan hal itu pada 'UII Press Mobility Engagement 2022' di Prambanan, Sabtu (11/6/2022). Fathul Wahid akan melakukan kajian mendalam dengan tim, dan studi kelayakan. Kemudian meminta persetujuan dari Senat, Yayasan dan lain-lain. "Prosesnya panjang, mudah-mudahan dalam periode ini bisa terealisir," kata Fathul Wahid.

BACA JUGA : Perguruan Tinggi tak Boleh Gadaikan Idealisme

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Fathul Wahid merencanakan satu tempat dulu di Pulau Sumatera. Sebab Sumatera merupakan pemasok mahasiswa UII relatif banyak. Fathul Wahid memilih PSDKU ditempatkan di Kota Pakanbaru, Riau. Kota ini berada di tengah-tengah sehingga mereka yang di Aceh, Medan, Lampung, Palembang bisa lebih dekat.

"Kalau itu bisa diterima dengan baik, kita bisa kloning untuk diterapkan di tempat lain. Harapannya, bisa meningkatkan akses kepada pendidikan yang berkualitas. UII memiliki akumulasi pengalaman dengan segala kelemahannya. Itu penting ditularkan di tempat lain," kata Fathul Wahid merendah.

Sedang proses belajarnya, pertama UII mempunyai kampus, lengkap dengan fasilitas pendukung, dan ada dosen di sana. Meskipun bisa juga dosen yang di Yogyakarta membantu mengajar. "Kurikulum kita buat sama. Sebab syaratnya kita juga memiliki Prodi sejenis, tidak bisa Prodi baru sama sekali. Mirip kloning," ujarnya.

BACA JUGA : International Student Mobility untuk Ciptakan Agile Global Leader

Selain program PSDKU, UII ke depan melakukan peningkatan kualitas calon mahasiswa. "Betul yang mendaftar ke UII banyak, tetapi yang kita seleksi sedikit karena kita harus meningkatkan input calon mahasiswa yang berkualitas," tandas Fathul.

Kemudian UII juga akan meningkatkan kerjasama dengan pihak eksternal yang saling menghargai dan menguntungkan. Termasuk hilirisasi hasil-hasil riset masih menjadi PR yang perlu mendapat perhatian.

"Itu nanti akan menentukan profil kita dilihat dari mitra di antara perguruan tinggi yang lain. Dengan harapan cara seperti itu, kualitas bisa ditingkatkan dan kehadiran UII semakin dirasakan masyarakat," harapnya.(*)

BACA JUGA : Perguruan Tinggi Bertanggung Jawab Mencetak Akuntan Etis

Ikuti informasi penting tentang berita terkini perguruan tinggi, wisuda, hasil penelitian, pengukuhan guru besar, akreditasi, kewirausahaan mahasiswa dan berita lainnya dari JURNAL PERGURUAN TINGGI. Anda juga bisa berpartisipasi mengisi konten di JURNAL PERGURUAN TINGGI dengan mengirimkan tulisan, foto, infografis, atau pun video. Kirim tulisan Anda ke email kami: heri.purwata@gmail.com.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image