UWM dan NIU Kerjasama Kembangkan Pendidikan untuk Semua

Info Kampus  
Edy Suandi Hamid (kiri) menyerahkan kenang-kenangan kepada Robert Brinkman di Kampus UWM Yogyakarta, Senin (20/6/2022). (foto : istimewa)

JURNAL PERGURUAN TINGGI -- Universitas Widya Mataram (UWM) dan Northern Illinois University (NIU) Amerika Serikat (AS) menjalin kerjasama untuk mengembangkan pendidikan yang terjangkau bagi semua kalangan. Kerjasama itu diwujudkan dengan penandatangan memorandum of understanding (MoU) di ruang sidang rektorat UWM, Senin (20/6/2022).

Penadatanganan kerjasama dilakukan Rektor UWM Prof Dr Edy Suandi Hamid, MEc, dan Dean of College of Liberal Arts and Sciences NIU, Robert Brinkman, PhD. Penandatangan MoU disaksikan Wakil Rektor I UWM Dr Jumadi, Wakil Rektor III Puji Qomariyah, SSos, MSi (daring), Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UWM Dr As Martadani Noor, dan Dekan Faultas Sain dan Teknologi UWM Prof Ambar Rukmini, Sekretaris Yayasan Mataram Yogyakarta Dr (can) Inge Gunawan. Sedang pihak NIU ikut hadir Prof Kheang Un, dan Eric Jones, PhD.

BACA JUGA : UWM Memiliki Potensi Jadi Terakreditasi Unggul

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Dijelaskan Rektor UWM, kerjasama ini menyangkut pertukaran akademik. Beberapa bentuk kerjasama yang bisa ditindaklanjuti antara lain pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, serta bidang lain yang terkait pengembangan pendidikan.

Edy Suandi Hamid menyampaikan respeknya terhadap NIU yang merupakan universitas sangat popular di kawasan Amerika Serikat mengajak kerjasama dengan UWM. Kesempatan ini menjadi langkah besar UWM untuk menjadi dasar pengembangkan pendidikan dan peningkatan kualitas pendidikan.

“Kita bisa bekerjasama atau kolaborasi antara UWM and NIU dalam bidang kemahasiswaan, riset, dan bentuk kerjasama lainnya. UWM memerlukan dukungan dari NIU untuk mengembangkan dan mendorong kampus ini menjadi lebih besar dan maju,” kata Edy.

Sedang Jumadi menyatakan UWM didedikasikan oleh pendiri kampus, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) IX dan HB X untuk memberi alternatif pendidikan, yang biayanya terjangkau semua kalangan, dan lulusannya memiliki karakter budaya adiluhung. “Visi misi UWM juga memberikan alternatif pendidikan di Indonesia. Dalam arti bahwa semua mahasiswa bisa menikmati pendidikan dengan biaya terjangkau,” kata Jumadi.

BACA JUGA : Rektor UWM Meminta Wisudawan Warisi Karakter HB IX

Sementara Robert Brinkman menyatakan NIU memiliki pusat studi Asia Tenggara dan sejumlah studi yang berkaitan dengan ke-Indonesiaan. Karena itu, Robert Brinkman memandang kerjasama dengan universitas di Indonesia menjadi penting.

Apalagi saat ini, kata Robert Brinkman, beberapa alumni NIU telah menjadi pejabat-pejabat penting di Indonesia. Salah satunya, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani.

Selain itu, tambah Robert Brinkman, kerjasama dengan UWM memiliki alasan penting lainnya terkait dengan penyelenggaraan pendidikan untuk semua kalangan. UWM memiliki misi yang indah dan logis seperti NIU.

"Kita memiliki nilai yang sama, di mana NIU memiliki banyak mahasiswa yang datang dari keluarga yang tidak pernah memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi sebelumnya. Di antara mereka termasuk dari keluarga yang menjadi korban pandemi Covid-19,” kata Brinkman. (*)

BACA JUGA : Perguruan Tinggi tak Boleh Gadaikan Idealisme

Ikuti informasi penting tentang berita terkini perguruan tinggi, wisuda, hasil penelitian, pengukuhan guru besar, akreditasi, kewirausahaan mahasiswa dan berita lainnya dari JURNAL PERGURUAN TINGGI. Anda juga bisa berpartisipasi mengisi konten di JURNAL PERGURUAN TINGGI dengan mengirimkan tulisan, foto, infografis, atau pun video. Kirim tulisan Anda ke email kami: heri.purwata@gmail.com.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image