UGM Berikan Beasiswa kepada Mahasiswa Rp 206 Miliar/Tahun, Ini Perincianya

Info Kampus  
Gedung Kantor Pusat UGM. (foto : istimewa)

JURNAL PERGURUAN TINGGI -- Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berkomitmen memberikan beasiswa untuk mendukung terwujudnya pendidikan unggul bagi para mahasiswanya. Selain itu, UGM bekerjasama dengan mitra memberikan beasiswa melalui besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang lebih rendah dari Biaya Kuliah Tunggal (BKT).

Demikian diungkapkan Wakil Rektor UGM Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Keuangan, Prof Supriyadi, MSc di Yogyakarta, Jumat (20/1/2023). BKTmerupakan estimasi besaran biaya per semester yang diperlukan untuk menyelenggarakan proses pembelajaran bagi seorang mahasiswa.

BACA JUGA : Guru Besar Geodesi UGM : Implementasi IIG Belum Optimal, Ini Penjelasannya

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Dijelaskan Supriyadi, sesuai Peraturan Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Permendikbud) RI Nomor 25 Tahun 2020 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di lingkungan Kemendikbud, UKT di PTN tidak diperbolehkan melebihi BKT. "UKT di UGM yang dibayarkan setiap semester oleh mahasiswa terbagi menjadi 8 level dengan level tertinggi masih di bawah atau sama dengan BKT," kata Supriyadi.

Rerata, tambah Supriyadi, selama lima tahun terakhir sebagian besar mahasiswa yakni 49,5% terdistribusi di UKT 3, 4, dan 5 . Lalu, 18,5% di dua UKT terendah yaitu UKT 1 dan 2. Berikutnya, sebesar 17,6% di UKT 6 dan 5,3% di UKT 7. Sementara hanya sebesar 9,2% jumlah mahasiswa yang membayar UKT tertinggi yakni UKT 8.

“Data ini menunjukkan bahwa lebih dari 90% mahasiswa UGM memperoleh bantuan beasiswa dalam menyelesaikan studinya. UGM memberikan bantuan beasiswa ini sekitar Rp 206 miliar per tahunnya dalam lima tahun terakhir,” kata Supriyadi.

Menurut Supriyadi pemberian bantuan beasiswa ini merupakan bentuk keseriusan UGM dalam mendukung upaya mencerdaskan anak bangsa. Langkah ini sesuai dengan jati diri UGM sebagai universitas kerakyatan yang selalu berusaha untuk terus memberikan manfaat dan kontribusi bagi masyarakat.

“Pemberian bantuan beasiswa untuk mewujudkan pendidikan unggul ini menjadi bagian dari kebijakan UGM untuk membantu mahasiswa, khususnya yang mengalami berbagai macam keterbatasan kemampuan ekonomi sehingga kesulitan untuk membayar uang kuliah,” terangnya.

BACA JUGA : UGM Digandeng Pemprov Banten untuk Kembangkan Desa, Ini Tujuannya

Lebih lanjut Supriyadi menjelaskan bahwa saat ini UGM juga tengah menyiapkan skema kebijakan kelanjutan pemberian beasiswa yang lebih elegan dan berkeadilan bagi para mahasiswanya yang berada pada kondisi kemampuan ekonomi yang kurang beruntung.

UGM menunjukkan komitmen serius terhadap keberlanjutan dan kesuksesan studi mahasiswanya. UGM akan selalu hadir dan membantu jika ada mahasiswa yang mengalami kesulitan finansial.

Fadiah Sri Rahayu, salah satu mahasiswa penerima bantuan beasiswa mengatakan ia mengajukan skema beasiswa tersebut karena ayahnya telah pensiun sebagai guru sehingga ada perubahan kemampuan perekonomian dalam keluarga. Fadiah kemudian memperoleh bantuan beasiswa dalam bentuk keringanan pembayaran uang kuliah tunggal dengan persentase tertentu.

“Sejak semester 2 sampai semester 5 saya mengajukan permohonan keringanan UKT di setiap semesternya dan mendapatkan keringanan sebanyak 20%. Saat ini, di semester 6 saya mengajukan permohonan keringanan lagi,” kata Fadiah.

Mahasiswi Fakultas Biologi angkatan 2020 ini sangat berterima kasih kepada UGM yang telah memberikan bantuan beasiswa pendidikan unggul ini. Sebab, dengan adanya skema ini sangat membantu para mahasiswa yang memang membutuhkan dukungan keringanan pembiayaan perkuliahan. Tak hanya itu, keberlanjutan kuliah mahasiswa juga tidak terganggu sehingga mahasiswa bisa fokus belajar.

BACA JUGA : UGM dan Pemkab Serang Kolaborasi Bangkitkan Wisata Religi Tanara, Ini Potensinya

“Dengan pemberian keringanan pembiayaan kuliah di UGM ini juga memberikan dampak mental yang baik bagi saya karena sebelumnya saya takut akan menjadi beban orang tua. Namun, dengan sistem ini orang tua saya sangat terbantu sehingga tekanan mental saya pun ikut berkurang. Setidaknya dengan permohonan yang saya ajukan ini dapat meringankan beban biaya kuliah yang ditanggung orang tua saya,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan Jesthine Noviana, mahasiswa Fakultas Filsafat angkatan 2019. Ia merasakan manfaat bantuan beasiswa dapat memberikan kesempatan bagi para mahasiswa yang memiliki kendala administrasi dan ekonomi dikarenakan alasan tertentu. Lewat bantuan beasiswa ini UGM memberikan peluang bagi para mahasiswanya untuk tetap melanjutkan jenjang pendidikan tinggi meskipun sedang terkendala perekonomian. “Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih dengan bantuan ini studi saya masih bisa terus berjalan hingga saat ini,” kata Noviana.

Sementara Muhammad Ariq Alfito, mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2021, yang mengajukan keringanan uang kuliah karena perubahan kemampuan ekonomi keluarga akibat dipensiunkan dini mengaku pemberian keringanan pembayaran melalui beasiswa pendidikan unggul sangat membantu menunjang keberlanjutan dan kelancaran studinya. Ia mendapatkan bantuan beasiswa sebesar 15 persen di semester genap 2021/2022 dan di semester gasal 2022/2023 sebesar 50 persen.

“Dengan pemberian keringanan dari UGM ini bisa mengurangi beban ekonomi orang tua karena harus menyiapkan adik yang sebentar lagi akan masuk kuliah. Selain itu, juga menjadi pemacu semangat saya untuk meningkatkan prestasi supaya tidak menyia-nyiakan bantuan ini,” kata Muhammad Ariq. (*)

BACA JUGA : Rektor UII Mengajak Ilmuwan Mitigasi Pengembangan AI untuk Kemanusiaan, Ini Alasannya

Ikuti informasi penting tentang berita terkini perguruan tinggi, wisuda, hasil penelitian, pengukuhan guru besar, akreditasi, kewirausahaan mahasiswa dan berita lainnya dari JURNAL PERGURUAN TINGGI. Anda juga bisa berpartisipasi mengisi konten di JURNAL PERGURUAN TINGGI dengan mengirimkan tulisan, foto, infografis, atau pun video. Kirim tulisan Anda ke email kami: [email protected]

Berita Terkait

Image

Mahasiswa KKN UGM Kembangkan Wisata Panas Bumi di Kawah Sikidang Dieng

Image

Pakar UGM: Lansia di DIY Butuh Pemberdayaan dan Pendampingan Sosial

Image

Mahasiswa UGM dan SUTD Singapura Kolaborasi Belajar Kelompok

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

[email protected] (Marketing)

× Image