Gisya Amanda, Mahasiswi Fast Track Teknik Industri UII dan Best Presenter, Ini Kiatnya

Tips  
Gisya Amanda Yudhistira. (foto : heri purwata)

GISYA AMANDA YUDHISTIRA, mahasiswi Magister Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (FTI UII). Ia menempuh program Fast Track agar lebih cepat meraih gelar magister atau S2.

Selama menempuh Program Strata Satu (S1), Gisya Amanda berhasil mengukir prestasi yang cemerlang. Ia membukukan Indek Prestasi Komulatif (IPK) 3,93, summa cumlaude. Selain itu, Gisya Amanda juga telah memiliki artikel jurnal dan prosiding internasional terindek Scopus berkat ketekunannya menulis karya ilmiah.

BACA JUGA : Dr Qurtubi, Dosen UII dan Reviewer Jurnal Internasional Bereputasi

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Prestasi tersebut mengantarkan Gisya Amanda dipercaya sebagai asisten laboratorium Desain Sistem Kerja dan Ergonomi, selama semester lima hingga delapan atau selama dua tahun. "Mengajar tutorial, dan menyiapkan bahan ajar," kata Gisya Amanda di Kampus FTI UII, Kamis (10/11/2022).

Selain itu, Gisya juga aktif dalam organisasi dengan mengikuti 'Entrepreneur Club Teknik Industri UII.' Pada periode pertama menjadi staf marketing, sedang periode kedua, menjadi koordinator marketing.

Prestasi Gisya Amanda dalam kepenulisan, di antaranya, pernah menjadi Best Presenter at Annual International Conference on Sciences and Engineering (AIC), di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, September 2021. Kemudian menjadi 3rd Winner Business Plan Agriculture Socioeconomic in Action (ASIA) di Universitas Andalas, Padang, Februari 2022.

BACA JUGA : Melinska Lulusan Terbaik S1 Teknik Industri UII dan Miliki H Index Scopus

Selanjutnya, sebagai Presenter and Author at International Conference on Experimental & Computational Mechanics in Engineering Bulan September 2022 di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. "Saat ini, juga sedang kolaborasi dengan Pak Qur (Dr Qurtubi,red), menulis artikel jurnal internasional, tapi belum publish," kata Gisya.

Di Program Magister, Gisya Amanda Yudhistira pada semester pertama berhasil mencatat IPK 4, dan semester dua mencatat 3,8. Kini IPK Komulatif sampai semester 2 di program Magister 3,89.

Gisya Amanda mengungkapkan ia bisa meraih IPK tinggi, menulis karya ilmiah dan berorganisasi kuncinya ketat dalam mempergunakan waktu. "Saya lebih memfokuskan terkait manajemen waktu. Bisa me-manage waktu 24 jam. Waktu untuk asisten laboratorium, perkuliahan, organisasi, lomba penulisan, konferensi. Sehingga waktu 24 jam bisa saya gunakan semaksimal mungkin," jelas Gisya Amanda yang bercita-cita menjadi seorang Menteri.

BACA JUGA : Tips Roaida Yanti Menjadi Mahasiswa UII Berprestasi, Aktivis, Entrepreneur, dan Penulis

Gisya Amanda menceritakan tentang kemampuan menulis karya ilmiah. Ia memperoleh bimbingan dari Dr Qurtubi, Dosen Pembimbing Ákademik (DPA) di Prodi Teknik Industri FTI UII pada semester 3. Gisya Amanda mendapat bimbingan kepenulisan ilmiah yang hasilnya bisa masuk penelitian akademik skala nasional dan internasional, serta mengikuti konferensi dan masuk jurnal.

"Pak Qurtubi sudah memberi gambaran tentang manfaat menulis karya ilmiah. Kebetulan saya juga suka menulis. Awalnya menulis di Tumbler, Blog. Saya merasa memiliki modal minat menulis," ujar Gisya yang sering menjadi Master of Ceremony (MC) ini.

Menurut Gisya, penulisan karya ilmiah yang diajarkan Qurtubi lebih ringkas dari pada membuat laporan."Di sini saya belajar bagaimana cara membuat tulisan agar dapat diterima banyak orang dengan background pendidikan apa pun. Mereka bisa menelaah apa yang saya tulis," katanya.

Kesulitannya, kata Gisya, memilih kata-kata atau kalimat agar orang dengan berbagai latar belakang pendidikan bisa memahami tulisan. Di sini, penulis dituntut untuk pemilihan kata (diksi), struktur kalimat agar mudah dipahami pembaca.

BACA JUGA : Mini Industri Halal Jurusan Teknik Industri UII untuk Implementasikan MBKM

"Menulis seperti ini lebih sulit. Karena dalam ranah penelitian publikasi, kita harus bisa mengutip pendapat orang lain dan sebagainya, tidak ada plagiat. Awalnya, tulisan saya jelek sekali. Kini sudah lebih bagus dan masih belajar," ujarnya.

Semangat Gisya belajar menulis terus tumbuh. Hal ini dipicu dengan keinginanya bisa ke luar negeri. "Tujuan awal saya, lebih pada internasional untuk improve skill. Waktu masih mahasiswa baru tidak memiliki bayangan bagaimana cara untuk pergi ke luar negeri. Tetapi setelah mendapat bimbingan Pak Qur menjadi tahu," kenangnya.

Namun saat awal menulis kebetulan pas muncul pandemi Covid-19 dan diterapkan lockdown, Maret 2020. Saat itu, Gisya akan mengikuti konferensi nasional di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) secara luar jaringan (Luring). Tetapi lockdown sehingga konferensi dialihkan ke online atau dalam jaringan (Daring).

BACA JUGA : Milad 40, Teknik Industri UII 'Tebar Manfaat' Dampingi UMKM

Hasil konferensi itu dituliskan dalam bentuk Prosiding Nasional dan dimuat di Jurnal UMS. Setelah berhasil mengikuti konferensi nasional, Gisya memiliki target ke ranah internasional untuk mewujudkan cita-citanya. Ia pun berhasil menjadi best presenter di konferensi internasional yang diselenggarakan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

"Saya merasa senang terpilih sebagai best presenter. Karena hasil pemikiran saya dan teman-teman bisa menghasilkan artikel yang dibaca banyak orang. Itu merupakan suatu kebanggaan buat saya, karena bisa berkontribusi dan kolaborasi secara lebih," katanya.

Prestasi tersebut dapat mengangkat nama baik UII di kancah nasional dan internasional. "Ini sebuah mimpi saya dalam kepenulisan bisa dibaca khalayak umum. Manfaatnya, buka hanya untuk saya sendiri," ujarnya.

Keberhasilan ini membuat Gisya Amanda menjadi lebih semangat untuk menulis. Namun cita-cita bisa ke luar negeri secara fisik atau Luring belum tercapai akibat pandemi Covid-19. "Bertemu dengan banyak orang asing dalam sebuah konferensi internasional secara Daring dan bertukar pikiran itu sudah saya syukuri. Insya Allah ke depan masih ada kesempatan," harapnya. (*)

BACA JUGA : International Program Teknik Industri UII Cetak Entrepreneur Muda

Ikuti informasi penting tentang berita terkini perguruan tinggi, wisuda, hasil penelitian, pengukuhan guru besar, akreditasi, kewirausahaan mahasiswa dan berita lainnya dari JURNAL PERGURUAN TINGGI. Anda juga bisa berpartisipasi mengisi konten di JURNAL PERGURUAN TINGGI dengan mengirimkan tulisan, foto, infografis, atau pun video. Kirim tulisan Anda ke email kami: heri.purwata@gmail.com.

Berita Terkait

Image

Penelitian Simulasi Monte Carlo Antarkan Andrie Pasca Kuliah S3 di Norwegia

Image

Jundi Nourfateha, Mahasiswa IUP IE UII Presenter Pitch Deck Startup di Austria, Ini Ikhtiarnya

Image

Prof Syamsudin, Guru Besar UII Mengajak Berhukum Profetik di Zaman Edan, Ini Penjelasanya

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image